Rabu, 17 Oktober 2012

LEGENDA TENTANG NEGARA GINSENG KOREA

Ratusan tahun yang lalu di sebuah desa kecil, ada pasangan suami istri yang mempunyai anak laki-laki tunggal dan hidup bersama ibu mereka yang sudah tua. Mereka sangat terkenal karena berbakti kepada ibunya.
Namun, suatu hari tiba-tiba sang ibu jatuh sakit dan sama sekali tidak bisa bangun.
Pasangan suami istri itu terus berusaha ke sana ke kemari untuk  menemukan obat yang dapat menyembuhkan ibu mereka, tetapi obat dari manapun tidak ada khasiatnya untuk ibu yang sudah sakit parah itu.
Dalam keluarga yang dulu selalu bahagia, kesedihan itu datang dan tidak sirna.

Suatu hari seorang biksu tua datang ke rumah mereka untuk mengumpulkan sumbangan kuil. Dan sang biksu bertanya kenapa suami istri yang masih begitu muda nampak sedih dan murung. Kemudian pasangan suami istri itu menjelaskan sumber kesedihan dari keluarga mereka.
Mendengarkan cerita itu, sang biksu berdiam sejenak sambil menarik nafas panjang, kemudian sang biksu berkata bahwa hanya ada satu cara untuk menyembuhkan kembali sang ibu.
Akan tetapi setelah mendengarkan cara untuk menyembuhkan ibu mereka, pasagan suami istri itu hampir kabur dan ingin pingsan. Karena satu-satunya cara untuk menyembuhkan sang ibu adalah dengan membiarkan anak mereka yang baru berusia 5 tahun masuk ke kuali besar yang airnya mendidih.

Aduh…! Bagaimana bisa! Kalau anak mereka mati, ibu bisa sembuh, tapi mungkin tidak lama setelah itu ibu akan meninggal…Mereka terus berpikir-pikir dan memutuskan untuk memilih menyembuhkan ibunya.
Kalau ibu tidak ada yang lain selain ibu yang berbaring sakit di sana, tapi kalau anak, kita dapat melahirkan lagi!
Begitulah pasangan suami istri itu mempersiapkan air mendidih untuk anaknya sambil menahan rasa ingin mati sebagai ganti anaknya.

Pada tengah malam saat itu, sang ibu yang sakit mencari air minum, dan menantunya memberikan air mendidih yang tadi dipakai untuk merebus anaknya. Sang ibu meminum air itu sambil mengatakan sepertinya rasa hausnya menghilang. Kemudian menjelang dini hari, sang ibu langsung bangun dari tempat tidur dan penyakitnya pun menghilang begitu saja.
Kesembuhan sang ibu merupakan hal yang sangat menyenangkan, tapi suami istri ini tidak bisa merasa senang dengan sepenuh hati, karena mereka merasa kehilangan anak.

Matahari sudah mulai terbit, dan si anak yang sudah dipersiapkan air mendidih tiba-tiba keluar dari kamar. Suami istri itu tidak percaya, apakah itu ilusi atau benar anak mereka atau hantu.? Tapi ternyata itu benar anak mereka yang sudah direbus di air mendidih semalam.
Melihat anaknya, si istri berlari ke dapur dan membuka kuali besar yang semestinya ada anak mereka di dalamnya, tapi ternyata tidak ada jenazah anaknya di dalam kulai itu, sebagai gantinya, ada ginseng besar yang berumur 10 ribu tahun.

Ternyata Tuhan menguji rasa bakti suami istri itu untuk memberikan obat yang dapat menyembuhkan ibunya, yaitu ginseng seumur 10 ribu tahun! Setelah itu, suami istri itu berterima kasih kepada Tuhan dan sang biksu yang memberi tahu caranya itu, menguburkan sisa ginsengnya.

Infromasi Wisata
Orang bilang bentuk ginseng mirip seperti manusia. Ada kepala, ada badan, lengan dan kaki. Sehingga legenda yang mirip dengan cerita tersebut dapat ditemukan di berbagai lokasi di Korea. Sementara daerah yang paling terkenal dengan ginseng adalah kota Geumsan, provinsi Chungcheong Selatan dan di sana sedang berlangsung Ekspo Ginseng Internasional sampai tgl. 3 Oktober mendatang. Anda dapat mengetahui lebih lanjut tentang Ekspo Ginseng Internasional Geumsan, Korea di situs resmi www.insamexpo.or.kr
Share:

0 comments:

Posting Komentar